Minggu, 29 Agustus 2010

SEJARAH INTERNET 3-9

Budaya Internet Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin
berkembang, telah mewujudkan
budaya internet. Internet juga
mempunyai pengaruh yang besar
atas ilmu, dan pandangan dunia.
Dengan hanya berpandukan mesin
pencari seperti Google, pengguna
di seluruh dunia mempunyai akses
internet yang mudah atas
bermacam-macam informasi.
Dibanding dengan buku dan
perpustakaan, Internet
melambangkan penyebaran(
decentralization) / pengetahuan (
knowledge) informasi dan data
secara ekstrim. Perkembangan
Internet juga telah mempengaruhi
perkembangan ekonomi. Berbagai
transaksi jual beli yang
sebelumnya hanya bisa dilakukan
dengan cara tatap muka (dan
sebagian sangat kecil melalui pos
atau telepon), kini sangat mudah
dan sering dilakukan melalui
Internet. Transaksi melalui Internet
ini dikenal dengan nama e-
commerce. Terkait dengan
pemerintahan, Internet juga
memicu tumbuhnya transparansi
pelaksanaan pemerintahan
melalui e- governmen Akses
Internet Negara dengan akses
internet yang terbaik termasuk
Korea Selatan (50 % daripada
penduduknya mempunyai akses
jalurlebar – Broadband), dan
Swedia. Terdapat dua bentuk akses
internet yang umum, yaitu dial-up,
dan jalurlebar. Di Indonesia,
seperti negara berkembang
dimana akses Internet dan
penetrasi PC masih juga
rendahlainnya sekitar 42 % dari
akses Internet melalui fasilitas
Public Internet aksss seperti warnet
, cybercafe, hotspot dll. Tempat
umum lainnya yang sering dipakai
untuk akses internet adalah di
kampus dan dikantor. Disamping
menggunakan PC ( Personal
Computer), kita juga bisa
mengakses Internet melalui
Handphone (HP) menggunakan
Fasilitas yang disebut GPRS (
General Packet Radio Service).
GPRS merupakan salah satu
standar komunikasi wireless (
nirkabel) yang memiliki kecepatan
koneksi 115 kbps dan mendukung
aplikasi yang lebih luas (grafis dan
multimedia). Teknologi GPRS
dapat diakses yang mendukung
fasilitas tersebut. Pen-setting-an
GPRS pada ponsel Tergantung dari
operator (Simpati, Indosat, XL, 3)
yang digunakan. Biaya akses
Internet dihitung melalui besarnya
kapasitas (per-kilobite) yang
didownload. Penggunaan Internet
di tempat umum Internet juga
semakin banyak digunakan di
tempat umum. Beberapa tempat
umum yang menyediakan layanan
internet termasuk perpustakaan,
dan internet cafe/warnet (juga
disebut Cyber Cafe). Terdapat juga
tempat awam yang menyediakan
pusat akses internet, seperti
Internet Kiosk, Public access
Terminal, dan Telepon web.
Terdapat juga toko-toko yang
menyediakan akses wi-fi, seperti
Wifi-cafe. Pengguna hanya perlu
membawa laptop (notebook), atau
PDA, yang mempunyai kemampuan
wifi untuk mendapatkan akses
internet. # Timothy Barners Lee
pencipta WWW (World Wide Web)
# Roy Tomlinson pencipta @ (at)
pada alamat e-ma├Čl

0 Comment:

Posting Komentar